Mobil Toyota Hybrid Avanzanation Yaris Show off Avanzanation Mobil Toyota Hybrid
READY STOCK ALL TYPE: Avanza, Innova, Rush, Fortuner, Yaris, Vios, Altis, Camry, Hilux, Dyna, Land Cruiser, Previa, Alphard, Prius, Baru, 2010 | PROMO FANTASTIC FESTIVAL: Menangkan Grand Prize ALPHARD/bulan & KIJANG INNOVA/hari utk setiap pembelian Toyota baru di bulan ini | Paket Kredit Bunga Murah: Avanza Rush 3.5%, Innova 4%, Fortuner 5%, Yaris & Vios 0%, Altis 1,5%
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

Selalu Jaga Emosi

Selalu Jaga Emosi


ToyotaSurabaya.Com, Jakarta - Menjaga emosi saat mudik menjadi faktor penting. Apalagi mengalami diserempet mobil atau motor lain saat mudik kerap terjadi.

Kejadian seperti ini bisa berulang dan dialami oleh siapa saja. Sengketa atau perselisihan di jalan bisa melibatkan pengendara mobil dengan pengendara sepeda motor atau sesama pengendara mobil.

Agar terhindar dari masalah yang jadi berkepanjangan, pemudik disarankan untuk memperhatikan tips berikut ini saat bersengketa dengan pengguna jalan di jalan raya:

1. Sebelum melakukan pembicaraan lisan, lihat nomor polisi kendaraannya, ingat-ingat dan catat jika anda khawatir lupa.

2. Perhatikan kerusakan-kerusakan yang terjadi pada mobil Anda. Perhatikan juga kerusakan yang terjadi pada kendaraan yang berbenturan dengan mobil Anda. Dari sini Anda bisa mengkalkulasi, berapa besar biaya yang harus dikeluarkan untuk memperbaiki kerusakan.

3. Jangan langsung berdebat di tengah jalan. Setelah ingat dan mencatat nomor polisi kendaraannya, ajaklah menepi untuk menyelesaikan masalah secara baik-baik. Penyelesaian saat berada di tengah jalan sama saja mengganggu hak pengguna jalan lainnya.

4. Jangan panik, tetap bersikap tenang. Ada pengendara yang berupaya kabur dari tanggung jawab dengan cara lebih dahulu memasang tampang marah plus membentak-bentak. Ada dua kemungkinan yang sama-sama merugikan jika kita tidak tenang, yaitu kita kalah mental dan menuruti kemauannya, atau sebaliknya, terjadi keributan yang justru tidak menyelesaikan masalah utama.

Selalu Bawa Peta Mudik

Selalu Bawa Peta Mudik


ToyotaSurabaya.Com, Jakarta-Berkumpul dan bersilahturami dengan keluarga besar merupakan ritual setiap tahun yang selalu ditunggu-tunggu. Pulang kampung atau mudik saat Lebaran memang selalu menghadirkan kebahagiaan tersendiri.

Berikut beberapa tips untuk Anda agar perjalanan mudik anda aman dan nyaman:

1. Periksa Kondisi Ban Kendaraan Anda

Karena salah satu fungsi utama dari ban adalah sebagai penahan bobot kendaraan, maka tekanan angin ban merupakan satu hal yang penting untuk dikontrol dengan baik. Lakukanlah pengecekan tekanan angin secara rutin baik sebelum, saat mudik maupun akan balik ke rumah.

Bacalah petunjuk rekomendasi tekanan angin di sekitar pintu mobil di sana tercantum angka tekanan mobil kosong maupun penuh. Kalau memang beban penuh, tidak masalah ditambah sedikit, jangan takut ban pecah karena justru sering terjadi karena kurangnya tekanan angin. Pengukuran harus dilakukan pada saat ban dalam kondisi dingin, karena kalau panas, tekanan akan naik.

2. Periksa kaca mobil dan lampu kendaraan

Demi keamanan berkendara di malam hari, pastikan semua lampu hidup sebelum kendaraan dijalankan. Cucilah kaca mobil dengan pembersih kaca dan pastikan kaca mobil bebas dari jamur, jamur yang menempel pada kaca mobil dapat mengganggu penglihatan pengendara pada malam hari.

3. Periksa master rem dan master kopling

Kita sering kali tidak mengecek master rem dan master kopling kalau belum bermasalah. Padahal rem dan kopling merupakan komponen yang sangat penting. Indikasinya mudah, kendaraan yang sudah menempuh jarak 40.000 KM atau sekitar 2 tahun, lebih baik master rem dan kopling dioverhaul.

4. Bawa Peta Jalur Mudik

Jangan lupa membawa peta jalur mudik, karena ini sangat penting dan berguna. Hendaknya pilihlah peta yang memuat jalur-jalur alternatif secara detail, ini penting sekali apabila terjadi kemacetan di suatu titik. Dan jangan lupa peta tersebut dilengkapi info nomor-nomor telepon penting, restoran, SPBU, ATM, dan bengkel siaga di sepanjang rute perjalanan mudik.

5. Komponen Cadangan

Siapkan komponen cadangan yang berisiko tinggi bermasalah di perjalanan: ban, bohlam, sekring, tali kipas, minyak rem, dan oli. Jangan lupa lengkapi mobil dengan toolset standar.

6. Mengemas Barang

Klasifikasikan barang bawaan dalam dua kategori besar. Pertama, barang yang tidak akan dipakai selama perjalanan (oleh-oleh, pakaian selama berlibur, dll). Kedua, barang yang kemungkinan besar diperlukan pada saat perjalanan (peta mudik, handphone, cemilan, obat-obatan, buku bacaan, kaset, CD, satu atau dua potong baju/celana jika pelu diganti saat perjalanan, dan lain lain).

Tempatkan barang kategori kedua di area yang mudah dijangkau agar tidak perlu bongkar muat selama perjalanan. Prioritaskan barang bawaan yang berat di posisi bawah. Hindari penumpukan barang yang berpotensi mengganggu daya pandang pengemudi.

7. Istirahat yang cukup

Bagi yang melakukan perjalanan jauh dengan berkendaraan sendiri, sebaiknya sebisa mungkin 'menabung' tidur. Seminggu sebelum mudik, sempatkan untuk istirahat dan tidur yang cukup, hal ini penting karena data melaporkan seseorang yang mengemudi dalam keadaan mengantuk risikonya lebih besar dari pada yang berkendara dalam kondisi mabuk. Tidak ada salahnya menkonsumsi vitamin atau suplemen penambah teanga agar tetap fit.


sumber: inilah.com

Lampu Kendaraan Penting untuk Siang dan Malam

Lampu Kendaraan Penting untuk Siang dan Malam

ToyotaSurabaya.Com, Jakarta-Perjalanan mudik biasanya memakan waktu lebih dari lima jam. Demi keamanan, sangat penting menyalakan lampu kendaraan, baik siang atau malam.

Pemudik yang akan menyeberang ke Pulau Sumatera, biasanya memulai perjalanan di pagi buta, sebelum ayam berkokok. Hal ini agar bisa mendapat antrian pertama di pelabuhan penyeberangan Merak.

Sedangkan untuk yang berkendara di pulau Jawa, baik Jawa Barat, Tengah atau Timur, ada yang memulai perjalanan setelah maghrib.

Berkendara dengan menyalakan lampu di malam hari atau kondisi gelap, memang penting. Terutama untuk memperjelas obyek atau daerah yang dilewati. Namun, lampu ternyata juga diperlukan ketika berkendara di hari terang, yakni untuk memberi tahu keberadaan kendaraan.

Siang hari yang terik, kemampuan mata kita cenderung berkurang akibat terik dan panasnya matahari. Ini yang menyebabkan pengemudi kerap memicingkan mata untuk melihat melalui spion ke arah belakang.

Apalagi, ketika pengemudi kembali melihat ke kaca depan. Silaunya sinar matahari kadang membuat kendaraan di depan menjadi tidak jelas terlihat.

Jika semua kendaraan, baik motor atau mobil menyalakan lampu, tentu hal ini akan memudahkan pengendara lain mengetahui posisi kendaraan lain

Tidak Memainkan Pedal Gas

Tidak Memainkan Pedal Gas

ToyotaSurabaya.Com, Jakarta-Banyak orang bertanya Mobil apa yang paling hemat bahan bakar (bbm)? Konsumsi bahan bakar memang juga tergantung dengan mobil apa yang dikendarai.

Akan tetapi, faktor manusianya alias bagaimana cara berkendara pengemudi juga memegang peranan penting dalam konsumsi bbm.

Berikut tips hemat bbm, khususnya saat mudik ke kampung halaman:

1. Hindarilah akselerasi gas setelah pengereman.

2. Kurangilah beban berlebih pada kendaraan anda.

3. Kurangi penggunaan AC, jika memungkinkan anda bisa menutup jendela dan menggunakan ventilasi untuk memasukan udara luar.

4. Atur tekanan ban agar sesuai dengan tekanan yang direkomendasikan.

5. Bersihkan saringan udara dari debu dan kotoran secara berkala.

6. Pastikan busi terpasang dengan benar, dan ganti saat diperlukan.

7. Cek saluran pembuangan/knalpot, pastikan tidak mengalami kebocoran.

8. Jangan gunakan bahan bakar dengan oktan tinggi yang tidak sesuai dengan rekomendasi dalam buku manual.


Sumber : inilah.com


Lampu Kendaraan Penting untuk Siang dan Malam

Lampu Kendaraan Penting untuk Siang dan Malam

ToyotaSurabaya.Com, Jakarta-Perjalanan mudik biasanya memakan waktu lebih dari lima jam. Demi keamanan, sangat penting menyalakan lampu kendaraan, baik siang atau malam.

Pemudik yang akan menyeberang ke Pulau Sumatera, biasanya memulai perjalanan di pagi buta, sebelum ayam berkokok. Hal ini agar bisa mendapat antrian pertama di pelabuhan penyeberangan Merak.

Sedangkan untuk yang berkendara di pulau Jawa, baik Jawa Barat, Tengah atau Timur, ada yang memulai perjalanan setelah maghrib.

Berkendara dengan menyalakan lampu di malam hari atau kondisi gelap, memang penting. Terutama untuk memperjelas obyek atau daerah yang dilewati. Namun, lampu ternyata juga diperlukan ketika berkendara di hari terang, yakni untuk memberi tahu keberadaan kendaraan.

Siang hari yang terik, kemampuan mata kita cenderung berkurang akibat terik dan panasnya matahari. Ini yang menyebabkan pengemudi kerap memicingkan mata untuk melihat melalui spion ke arah belakang.

Apalagi, ketika pengemudi kembali melihat ke kaca depan. Silaunya sinar matahari kadang membuat kendaraan di depan menjadi tidak jelas terlihat.

Jika semua kendaraan, baik motor atau mobil menyalakan lampu, tentu hal ini akan memudahkan pengendara lain mengetahui posisi kendaraan lain

SUMBER : inilah.com


Tidur Cukup Sebelum Mudik

Tidur Cukup Sebelum Mudik

ToyotaSurabaya.Com, Jakarta-Mempersiapkan diri sebelum mengemudi untuk mudik ke kampung halaman sangatlah penting. Tidur yang cukup menjadi hal utama sebelum mengemudi jarak jauh.

Berikut tips "selamat sampai di tujuan" :

1. Tidur yang jauh sebelum melakukan perjalanan jauh.

2. Gunakan selalu sabuk pengaman selama mengemudi.

3. Patuhi rambu-rambu lalu lintas.

4. Selalu jaga jarak aman untuk menghindari kecelakaan.

5. Hindari muatan berlebih.

6. Usahakan bahan bakar tidak kosong (E). Cari stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) terdekat untuk mengisi kembali bahan bakar.


sumber : inilah.com

Nyalakan Lampu Hazard

Nyalakan Lampu Hazard

ToyotaSurabaya.Com, Jakarta- Ketika mobil terasa aneh, lebih baik segera berhenti dan mengecek kendaraan. Jika ada hal yang aneh atau mencurigakan, jangan segan-segan meminta pertolongan kepada orang lain.

Berikut tips aman saat menghadapi kondisi darurat:

1. Jangan terus menjalankan mobil bila mendengar ada bunyi-bunyi yang dirasa aneh, pastikan dulu darimana asal bunyi tersebut.

2. Bila dipastikan bunyi tidak terlalu bahaya dan memungkinkan kendaraan dijalankan untuk sementara, bawalah mobil ke bengkel terdekat dan lakukan pemeriksaan dan perbaikan.

3. Bila tidak mengetahui asal bunyi aneh tersebut, sebaiknya berhenti dan cari tempat yang aman.

4. Hubungi layanan darurat bila perlu.

5. Nyalakan lampu hazard bila berhenti.


Sumber : inilah.com

Jika Mogok, Selalu Periksa Mesin

Jika Mogok, Selalu Periksa Mesin

ToyotaSurabaya.Com, Jakarta - Mogok adalah hal yang paling dihindari oleh setiap pengemudi saat mudik ke kampung halaman. Mogok biasanya terjadi akibat masalah pada bagian komponen mesin dan bahan bakar.

Berikut tips aman bila menghadapi mogok di jalan:

1. Nyalakan lampu hazard.

2. Pinggirkan kendaraan Anda, kalau masih memungkinkan untuk jalan cari tempat yang aman.

3. Jangan langsung keluar dari mobil. Perhatikan sekitar, jika sudah merasa aman silakan keluar dari mobil.

4. Pasang segitiga pengaman.

5. Periksa kemungkinan masalah yang terjadi.

6. Jika tidak dapat mengatasi masalah, hubungi pos darurat atau pos polisi terdekat.

7. Tetaplah di posisi aman sambil menunggu bantuan datang. Berdirilah di bahu jalan atau di pinggir jalan.


sumber: inilah.com

Penting : Selalu Cek Minyak Mobil

Penting : Selalu Cek Minyak Mobil

ToyotaSurabaya.Com: Jakarta - Sebelum melakukan perjalanan mudik dengan menggunakan mobil, seharusnya anda selau mengecek minyak rem, minyak pelumas mesin, dan minyak power steering. Pengecekan ini dilakukan untuk memberikan performa terbaik pada mobil saat perjalanan jauh.

Berikut tips minyak mobil jelang mudik:

1. Oli mesin Sebaiknya segera ganti jika sudah mencapai setengah (1/2) dari masa umur oli tersebut sebaiknya segera diganti. Perjalanan mudik anda membuat mesin mobil bekerja keras karena seringkali perjalanan ngebut dan macet.

2. Minyak rem Jika sudah hitam atau sudah lupa kapan terakhir menggantinya sebaiknya segera diganti. Tentunya juga distel kembali tingkat kekuatan remnya, agar anda lebih percaya diri untuk melakukan perjalanan.

3. Minyak Power Steering Kecuali Anda menggunakan mobil keluaran sebelum 2000, sebaiknya periksa juga kondisi minyak power steering anda, jika sudah hitam sebaiknya segera ganti.

4. Oli transmisi Oli Transmisi juga sebaiknya dicek, diganti jika sudah mencapai umur pakainya, biasanya hitungan kasar penggantian oli transmisi adalah setiap tiga kali ganti oli mesin.

5. Jika mobil anda menggunakan transmisi otomatis, oli transmisi automatisnya juga sebaiknya diganti Penggantian minyak atau oli mesin akan 'menyegarkan' mobil anda kembali, siap melakukan perjalanan mudik yang biasanya akan melalui kondisi macet dan tentunya kondisi ngebut.

sumber: inilah.com




Selalu Cek Kendaraan Sebelum Bepergian

Selalu Cek Kendaraan Sebelum Bepergian


ToyotaSurabaya.Com, Jakarta-Pengemudi mobil yang tidak menggunakan jasa supir, jarang mengecek kondisi kendaraan sebelum bepergian ke luar kota. Padahal, kesehatan kendaraan merupakan hal krusial.


Setiap tahun jumlah kecelakaan meningkat. Berdasarkan data resmi Dinas Lalu Lintas Jakarta Raya, hampir setiap bulan terdapat lebih dari 700 laporan kecelakaan lalu lintas di Jakarta, dengan kerugian material sekitar Rp1 milyar.

Berikut beberapa tips mengemudi yang aman:

1. Periksa kondisi kendaraan

Mengingat kita akan melaju di kecepatan tinggi, sangat dianjurkan Anda memeriksa mobil dahulu sebelum mulai berjalan. Utamanya adalah kondisi ban termasuk tekanannya. Lebih baik kelebihan tekanan ketimbang kurang, karena kondisi terakhir ini lebih mengandung risiko pecah ban. Tapi paling baik adalah mengikuti spek standar pabrik.

Pemeriksaan selanjutnya adalah cairan-cairan mobil seperti oli, air radiator, minyak rem, minyak power steering serta air wiper. Setelah yakin semuanya oke, tinggal kenakan sabuk pengaman dan duduk di posisi yang benar sebelum berkendara.

2. Ikuti kecepatan yang aman

Jalan tol memiliki batas kecepatan minimum 60 km per jam dan maksimum 100 km per jam. Dalam keadaan normal, selalu patuhi batas kecepatan ini. Inti dari peraturan ini adalah supaya setiap mobil memiliki tingkat kecepatan yang tidak jauh berbeda.

Kecepatan yang harus Anda terapkan di jalan tol juga situasional. Terpenting, sesuaikan laju mobil dengan kebanyakan kendaraan lain di sekitar. Dengan demikian Anda tak perlu menempatkan diri dalam bahaya dengan melaju di kecepatan yang jauh berbeda.

3. Jaga jarak aman

Standar yang sebaiknya kita terapkan dalam menjaga jarak adalah dengan basis waktu. Anda sangat disarankan menjaga jarak ke mobil depan sekitar 3 detik. Semakin tinggi kecepatan, maka 3 detik pun akan setara dengan jarak yang lebih jauh.

Cara menghitungnya mudah saja, begitu mobil depan melewati patokan jalan tertentu, hitunglah dalam hati menggunakan metode pengucapan 'Satu-satu...dua-dua...tiga-tiga', untuk menyelaraskan dengan durasi lamanya tiap detik. Bila sebelum selesai mengucapkan Anda sudah sampai ke patokan yang dimaksud, maka jarak anda terlalu dekat. Bila jalan basah, tambahlah jarak aman itu hingga 4 atau 5 detik

Tips Eco-Driving


Tips Eco-Driving
toyotasurabaya.com : Jakarta - Kebiasaan berkendara menjadi faktor utama seberapa besar konsumsi bahan bakar. Selain untuk menghemat bahan bakar, eco-driving juga penting demi kenyamanan.

Eco-driving kini selalu dikampanyekan oleh seluruh agen tunggal pemegang merek (ATPM). Selain untuk menghemat bahan bakar, eco-driving juga penting demi kenyamanan dan keamanan dalam berkendara.

Berikut beberapa tips eco-driving:

1. Rencanakan rute perjalanan.

2. Kurangi barang bawaan untuk meringankan beban kerja mesin.

3. Jaga kondisi psikologis (nyaman dan tenang) saat mengemudi.

4. Lakukan perpindahan gear transmisi manual saat putaran mesin mendekati torsi puncak.

5. Jaga kecepatan konstan saat melaju. Lakukan deselerasi secara halus, hindarkan pengereman mendadak.

6. Jaga jarak aman antarkendaraan.

7. Jadilah pengemudi defensif. Hindari gaya mengemudi agresif.

8. Jaga kondisi mobil melalui servis secara teratur.

9. Gunakan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan. Lihat petunjuk di dekat penutup tangki bahan bakar.


sumber: inilah.com

Tips Aman Saat Terjadi Gempa Bumi

Tips Aman Saat Terjadi Gempa Bumi


ToyotaSurabaya.Com, Jakarta-Bencana alam bisa diprediksi, tapi kita tidak tahu kapan waktu yang persis bencana alam tersebut terjadi. Sebagai pengemudi kendaraan bermotor, kita harus selalu waspada.

Jika terjadi gempa, yang harus selalu kita ingat adalah jangan panik. Berusaha tenang menjadi kunci utama agar kita selamat.

Berikut tips aman mengemudi saat gempa bumi:

1. Tetaplah konsentrasi sambil perlahan-lahan menurunkan kecepatan kendaraan, lalu mencari tempat menepi yang tergolong aman yang jauh dari kemungkinan tertimpa benda-benda yang mungkin jatuh akibat guncangan gempa. Pilihlah tempat yang jauh dari gedung bertingkat, papan reklame, pohon besar.

2. Sebisa mungkin hindari menepi dibawah ataupun diatas jembatan (fly over) maupun di bawah kolong jembatan (under pass).

3. Setelah menepi di tempat yang aman dari kemungkinan kejatuhan benda, jangan langsung keluar dari kabin mobil. Tunggu sampai suasana benar-benar mereda. Di dalam mobil lebih aman mengingat kap dan body mobil dapat berfungsi sebagai pelindung yang kokoh. Selain itu, jika langsung keluar mobil, ada risiko fatal bila kebetulan ada pengendara lain yang panik.

4. Di samping sikap saat menghadapi gempa, perlu juga langkah-langkah yang sifatnya antisipatif agar kita tidak menjadi korban. Misalnya, saat parkir mobil di gedung, kebanyakan pengendara hanya memperhatikan letak parkir agar saat kembali bisa segera menemukan posisi mobil. Mulai sekarang, biasakan juga untuk mengetahui letak tangga darurat. Tujuannya, agar saat berada di gedung tersebut, kita segera menemukan arah yang tempat untuk keluar. [dari berbagai sumber]

Tips Aman Berkendara Bersama Anak

Tips Aman Berkendara Bersama Anak


ToyotaSurabaya.Com, Jakarta-Liburan sekolah telah tiba. Bepergian bersama keluarga dalam satu mobil memang menyenangkan. Namun, banyak orang tua yang ‘mengabaikan’ keselamatan anaknya.

Mennurut situs pediatrics.about.com, anak-anak harus selalu duduk di bangku belakang, bukan bangku depan.

Berikut tips aman berkendara saat membawa anak-anak:

- Semua harus mengenakan sabuk pengaman (seatbelt), termasuk anak-anak. Jangan nyalakan mobil sebelum semua penumpang telah mengenakan seatbelt.

- Penggunaan seatbelt untuk anak-anak harus disesuaikan, misalnya dengan menggunakan tempat duduk khusus (untuk balita).

- Anak-anak harus duduk di belakang. Duduk di tempat duduk di baris depan lebih berbahaya bagi anak-anak, terutama jika ada ada airbag di sisi penumpang bagian depan.

-Selalu membantu anak (khususnya umur di bawah 10 tahun) untuk menaikkan (masuk) ke mobil dan menurunkan (keluar) dari dalam mobil.

Bersihkan Lampu Mobil

Bersihkan Lampu Mobil


Siapa sih yang nggak kesal kalau mika lampu mobil jadi buram alias tidak terang? Selain mengganggu tampilan mobil, fungsionalitas sebagai pemandu jalan kala malam jadi berkurang.

Cara membersihkan cukup gampang dan bisa dilakukan sendiri dengan membersihkan bagian dalam lampu yang sudah terlihat kusam dan buram. Bahan-bahannya cukup menggunakan campuran air, bubuk deterjen, dan pasir halus.

Bagaimana cara kerjanya? Ikuti tips berikut :

1. Buka batok lampu mobil beserta dudukannya. Siapkan bahan-bahannya, di antaranya air secukupnya, dua sendok makan bubuk sabun deterjen pakaian, dan sejumput pasir halus yang sudah disaring sampai tak ada kerikil besar.

2. Masukkan sedikit demi sedikit pasir halus ke dalam batok lampu melalui lubang bohlam. Kemudian dilanjutkan dengan memasukkan bubuk deterjen dan terakhir giliran air.

3. Setelah semua bahan masuk ke dalam batok, kemudian diguncang-guncang. Lakukan langkah ini sampai seluruh bagian dalam lampu bersih dari kotoran. Diibaratkan, bubuk deterjen sebagai pembersih, pasir halus bertugas sebagai sikatnya.

4. Setelah terlihat bersih, masukkan air dari slang dengan tekanan yang cukup untuk mengeluarkan deterjen dan pasir. Terus lakukan berulang kali sampai dipastikan pasir dan deterjen sudah tidak ada.

5. Langkah terakhir, keringkan deh. Pengeringan bisa dilakukan dengan dijemur. Kalau punya kompresor angin, semprot dulu sebelum dijemur.

Agar kaca tidak mengembun setelah pemasangan, disarankan untuk melakukan pembersihan kaca lampu yang sebaiknya dilakukan siang hari.


Tips Merawat Filter Bahan Bakar

TIPS Merawat Filter Bahan Bakar


Dalam jalur bahan bakar, jika salah satu komponen terhambat maka yang masuk ke mesin menjadi tak optimal. Berbagai efek dihasilkan dari hambatan ini.

"Kebanyakan pemilik mobil malas membersihkan filter bensin in tank (gbr.1), padahal komponen tersebut tergolong penting," ungkap Taqwa dari bengkel Garden Speed di Cilandak, Jaksel. Filter yang berada di dalam tangki merupakan saringan pertama sebelum bensin menuju filter bensin berikutnya.


gbr.1


gbr.2


gbr.3

Di mobil yang sudah sistem close loop, kotornya filter bensin ini bisa saja tak berpengaruh. Karena data di ECU selalu mengkoreksi supaya campuran tetap ideal. Kalau di open loop, kondisi ini akan langsung berpengaruh.

Walau begitu, pada close loop terdapat batasan dimana ECU sudah tak mentolerir keadaan. Jika sudah melewati batasan yang ada, mobil dengan close loop juga bisa boros.

Efek paling ringan filter bensin kotor, tenaga mesin menurun. Namun, jika hanya dipakai dalam kota kondisi ini jarang terasa.

Kedua, mobil tersendat-sendat. "Karena pasokan bahan bakar terlalu lean. Saat mesin butuh bensin, ketersediaan belum mencukupi," seru atlet terbang layang ini. Komponen lain yang terkena dampak pompa bahan bakar itu sendiri (gbr.2). Umur pakai perangkat elektronik lebih cepat minta ganti.

Kotoran yang ada tak sepenuhnya ikut tersaring filter. Ada kalanya kotoran yang sangat kecil terus ikut jalur bensin. Kalau terus-terusan dibiarkan, injektor (gbr.3) yang berfungsi menyalurkan bensin ke mesin bisa terhambat juga. Tak hanya debitnya saja yang terkoreksi namun juga semprotannya, yang harusnya menyebar jadi seperti kencing saja.

Dari efek-efek tersebut, berakhir pada konsumsi bahan bakar yang boros. Karena kotor, ECU membaca data bensin dalam keadaan lean, akhirnya diminta menambah pasokan bahan bakar. Selain itu, karena tenaga turun, injakan di pedal gas akan bertambah dalam untuk mencapai kecepatan tertentu.

Pada kondisi lain, seperti saat keadaan macet, Taqwa bilang kalau filter kotor bisa saja konsumsi justru jadi irit. Ibaratnya seperti saluran air rumah. Pompa air memompa air, namun karena filter air mampet, hasilnya kucuran air di kran lebih kecil. Begitu juga yang masuk bak. Demikian halnya di mobil.

Supaya konsumsi bahan bakar tetap terjaga, baiknya rawat filter. Caranya mudah, angkat jok belakang, lalu lepas bautnya dan tarik unit filter tersebut. Gunakan cairan pembersih karburator untuk menghalau kotoran yang ada di filter.